Sabtu, 06 Agustus 2016

KESEHATAN



KESEHATAN
MANFAAT DONOR DARAH


Tangerang - Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela atau pengganti untuk disimpan di bank darah sebagai stok darah untuk kemudian digunakan untuk transfusi darah.
Selain untuk membantu sesama, donor darah juga mempunyai manfaat-maanfaat bagi kesehatan kita, terutama bagi pria. Karena, dengan kita mendonorkan darah maka dapat membentuk darah baru dalam tubuh.
“Manfaat donor darah banyak ya, salah satunya untuk kesehatan. Apalagi untuk laki-laki ya, laki-laki itu kan enggak ada siklus mens kayak perempuan. Nah, dengan adanya dia donor darah. Maka darah-darah yang istilahnya umurnya sudah tua, dia akan diganti lagi dengan yang baru. Kalau kita donor kan dikeluarkan darahnya, nanti otomatis tubuh kita membentuk darah yang baru. Jadi kebadan itu jadi lebih fresh.” Ujar Agung Kurnia.
Disamping manfaat untuk pria, wanita pun juga mempunyai manfaat jika mendonorkan darahnya.
“Manfaat untuk perempuan sebenarnya sama saja, istilahnya untuk regenerasi sel darah merah yang baru. Untuk kesehatan, kalau untuk laki-laki untuk mencegah gejala-gejala stroke. Kalau untuk perempuan resikonya memang enggak terlalu tinggi seperti laki-laki. Sebenarnya lebih banyak manfaatnya untuk laki-laki. Resiko stroke, serangan jantung, kolestrerol segala macam.” Ujarnya lagi.
Untuk mendonorkan darah kita, kriteria selain kondisi kita yang sehat. Ada pula batasan-batasan usia untuk mendonorkan darah.
“Kalau usia minimal itu 17th untuk maksimalnya 60th. Jadi sebelum 17th tidak boleh donor , setelah umur 60th juga tidak boleh donor lagi.” Ujar Agung.
Namun, kegiatan Palang Merah selain mendonorkan darah. Salah satunya adalah penanggulangan korban bencana dan masih banyak lagi.
“Kegiatan Palang Merah selain donor darah banyak. Kita ada penanggulangan bencana, seperti banjir dan masih banyak lagi.” Ujarnya.
Ternyata, selain kita berolahraga dan berhidup sehat. Donor darah pun bisa menjadikan tubuh kita semakin sehat apabila kita rutin untuk mendonorkan darah. Selain membantu untuk sesama, donor darah menjadikan tubuh kita lebih bugar lagi.(DN)


MANFAAT KUNING TELUR

Jakarta - Kuning telur telah lama dipercaya tinggi kandungan kolesterolnya. Itu artinya, mengonsumsi kuning telur diklaim akan membantu kenaikan kadar kolesterol yang menempatkan Anda pada risiko yang lebih tinggi terkena penyakit jantung. 



Selain itu, telur juga akrab dengan mitos penyebab jerawat dan bisul. Namun penelitian terbaru menemukan bahwa lemak jenuh adalah kontributor utama dari kesehatan jantung yang buruk — bukan kolesterol alami dalam makanan (telur).

Kebalikannya, kolesterol alami merupakan faktor minor (atau malah bukan faktor sama sekali) dari lonjakan kolesterol darah pada sebagian besar orang. Dan, sejumlah studi telah membuktikan bahwa tidak ada hubungan nyata antara telur dengan peningkatan risiko penyakit jantung. (DN)

Memang, telur tinggi kolesterol (184 mg untuk satu buah kuning telur), tapi telur termasuk rendah akan lemak jenuh — hanya 1,6 gram dalam kuning telur.

Dilansir dari Live Science, Walter Willet, profesor epidemiologi dan nutrisi di Harvard’s School of Public Health, menyatakan bahwa peningkatan kolesterol darah dalam tubuh akibat sebuah telur dalam satu hari luar biasa kecil dan dapat dengan mudah tertutupi dengan aspek kebaikan lain dari telur.

Telur kaya akan protein (3 gram dalam kuning telur). Selain itu, telur juga mengandung sederet nutrisi penting, mulai dari vitamin B12 dan D, fosfor, riboflavin, selenium, folat, hingga kolin. Kolin berfungsi sebagai pendorong metabolisme tubuh dan menonaktifkan gen lemak perut — yang sebenarnya bisa membantu Anda tetap langsing, sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, tidak ada penelitian ilmiah yang berhasil menghubungkan bisul sebagai akibat dari konsumsi telur. Bisul bernanah merupakan peradangan pada kulit yang terlokasisasi akibat interaksi bakteri Staphylococcus aureus dan sel darah putih.
 


DEMAM BERDARAH
 
Jakarta - Demam dengue atau yang dikenal secara umum oleh masyarakat Indonesia sebagai demam berdarah merupakan penyakit yang dapat membuat suhu tubuh penderita menjadi sangat tinggi dan pada umumnya disertai sakit kepala, nyeri sendi, otot, dan tulang, serta nyeri di bagian belakang mata.
Sebetulnya demam dengue dan demam berdarah merupakan dua kondisi yang berbeda, namun sebagian besar masyarakat Indonesia sudah terlanjur salah kaprah. Demam berdarah atau dengue hemorrhagic fever (DBD) merupakan komplikasi dari demam dengue (dengue fever) yang memburuk.

Gejala DBD tergolong parah (meskipun pada fase ini panas tubuh mengalami penurunan) di antaranya adalah kerusakan pada pembuluh darah dan kelenjar getah bening, muntah-muntah yang disertai darah, keluarnya darah dari gusi dan hidung, napas terengah-engah, dan pembengkakan organ hati yang menyebabkan nyeri di sekitar perut.

Dikarenakan kebanyakan masyarakat sudah terlanjur salah kaprah, maka tulisan ini tetap diberi judul “Demam Berdarah” namun tanpa mengurangi nilai edukasinya.

Pencegahan demam berdarah

Berikut ini beberapa langkah pencegahan demam berdarah yang bisa Anda terapkan, di antaranya:
  • Mensterilkan bagian dalam rumah Anda dengan menyemprotkan cairan pembasmi nyamuk
  • Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
  • Menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah Anda.
  • Memasang kawat antinyamuk di seluruh ventilasi rumah Anda.
  • Memasang kelambu di ranjang tidur Anda.
  • Memakai losion antinyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.
  • Mengenakan pakaian yang longgar yang bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk.
  • Melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan
  • Mengadakan fogging untuk mensterilkan lingkungan dari nyamuk dan jentik-jentiknya. (DN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar