Sabtu, 06 Agustus 2016

POLITIK



POLITIK
PENGGUSURAN KAMPUNG NELAYAN DADAP

Tangerang – Sejarah lokalisasi Dadap, di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang  hadir sekitar 1975.  Awalnya,  pada 1970-an, tanah milik PT Angkasa Pura II itu hanya diduduki para nelayan. Namun, pada 1980 daerah itu berkembang sejalan dengan  pembangunan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.  Dengan seiring berkembangnya bandara, para pelancong pun berdatangan untuk mencari nafkah di sekitaran Dadap, para nelayan berdagang di sekitar lokasi. Lambat laun muncul lah kegiatan pertukaran hubungan seksual atau pelacuran.
Melihat hal ini, pemerintah pun turun tangan untuk mmbersihkan tempat-tempat prostisusi itu dan membangun kembali kampung dadap. Namun, warga bersikeras untuk mempertahankan kampung yang telah memberinya nafkah  sebagai nelayan dan menolak adanya penggusuran.
“Kami sebagai warga nelayan Dadap Tangerang menolak keras adanya penggusuran, terutama masalah yang dikontrakan oleh Bupati Kab. Tangerang.” Ujar Siti
Para warga Dadap Tangerang awalnya diundang oleh Bupati Kab. Tangerang untuk membicarakan penggusuran prostitusi. Namun, pada akhirnya Bupati pun ingin menggusur kampung nelayan Dadap.
“Sesepuh warga Dadap ini diundang sebanyak 117 tokoh masyarakat dalam undangan tentang penertiban prostitusi. Karena undangannya seperti itu, kami senang. Beramai-ramai kami kesana, ternyata sampai disana bukan tentang penggusuran prostitusi, penggusuran warga Kampung Baru Dadap nelayan.” Ujarnya lagi.(DN)


MASYARAKAT PRO&KONTRA AHOK

Jakarta – Kepemimpinan Ahok selama ini, banyak sekali masyarakat yang Pro dan Kontra dengan Ahok. Dari segi kepemimpinan Ahok, banyak sekali yang pro dengan ketegasan kepemimpinan Ahok. Namun, banyak juga yang kontra dengan Ahok, karena ucapan-ucapan Ahok sendiri yang menurut masyarakat terbilang kasar. 



Untuk masyarakat yang pro dengan Ahok. Salah satunya adalah saudara Sumiran(44). Menurut beliau, kepemimpinan Ahok sudah banyak mengalami perubahan yang maju untuk Jakarta. Salah satunya adalah kemacetan yang menurut beliau sudah berkurang.

Untuk masyarakat yang kontra dengan Ahok salah satunya adalah saudara Rifki Rifaldi (21). Menurut dia, kepemimpinan Ahok sangatlah kejam. Terbukti dengan adanya penggusuran di Luar Batang yang menurutnya menindas rakyat kecil. Serta gaya kepemimpinannya yang menurut dia kurang sopan dalam bertutur kata.(DN)

TANGGAPAN PARTAI MENGENAI JALUR INDEPENDENT AHOK

Jakarta – Banyak sekali dukungan yang diberikan oleh Ahok untuk maju dalam pemilihan Gubernur lewat jalur Independent. Salah satunya adalah partai NASDEM. Partai NASDEM sendiri mendukung penuh Ahok. Namun, sistem yang dilakukan atas dasar dari partai itu sendiri, bukan dari Ahok selaku bakal CaWaGub. 


Menurut ketua DPD Partai NASDEM wilayah Jakarta Barat. Dukungan yang diberikan Ahok atas dasar dari partainya sendiri dan bekerja sama. Serta tidak ada sistem rangkul-merangkul. Karena menurut beliau partai NASDEM hanya memberi dukungan saja. Karena menurut beliau Ahok adalah sosok yang pantas untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta selanjutnya.(DN)
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar